Thursday, August 21, 2014

Dapur Umum: Dapur Ngebul, Senapan Ngepul

Kalau kita mengingat peristiwa bersejarah pada 10 November, pasti yang langsung loncat dalam benak kita ialah "Pertempuran 10 November" di Surabaya, dimana arek-arek Suroboyo di bawah bakaran semangat Bung Tomo dengan gigih berjuang bahu-membahu untuk mengusir tentara sekutu dari Surabaya. Itu memang suatu peristiwa heroik yang sangat pantas buat dikenang hingga ke anak cucu. Namun ada hal-hal penting yang seringkali kita lupa untuk memerhatikannya. Dan dalam peristiwa "Pertempuran 10 November" itu, kita melupakan peran perempuan di sana. Peran ibu-ibu yang bertanggungjawab atas "pelor semangat" alias nasi dan teman-temannya. Ya, peran para pejuang perempuan di dapur umum yang harus menjamin ketersediaan suplai makanan buat para pejuang. Tanpa mereka, pasti para pejuang berperang sambil menahan lapar.

Tuesday, August 19, 2014

Inilah 8 Ramalan Seputar Tibanya Hari Kiamat

Ramalan tentang tibanya hari kiamat, pada akhirnya tak lebih merupakan bagian upaya marketing dari suatu produk. Sebab, kalau kiamat memang bisa diramalkan, maka pasti akan ada upaya-upaya untuk menggagalkan atau pun sekadar menghindarinya, seperti yang sering terjadi dalam film-film Amerika. Dan nyatanya, semua ramalan itu pada akhirnya hanya akan menjadi sensasi yang segera berlalu dengan tanpa terjadi apa-apa, selain kepanikan orang-orang yang termakan oleh horor yang ditiupkan lewat ramalan itu.

USS Houston karam, 700 pelaut & Marinir AS tewas di Selat Sunda

Kapal Perang Amerika Serikat yang sangat di segani pada era awal Perang Dunia II, USS Houston (CA 30), yang berhasil ditenggelamkan oleh armada Jepang di Selat Sunda, kini dijadikan obyek penelitian oleh pelaut-pelaut Amerika Serikat.

TNI AL membantu US Navy untuk menyelamatkan bangkai kapal perang Amerika Serikat USS Houston (CA 30), yang sempat hilang ketika Pertempuran Selat Sunda di sekitar Banten saat Perang Dunia II tahun 1942. Kapal perang yang pada awalnya diberi nama CL-30 ini adalah kapal angkatan laut kedua milik Amerika Serikat. 

Wednesday, August 13, 2014

Awas! Kopi 'Palsu' Bakal Membanjiri Pasar

Satu hal yang harus mulai kita sadari dan waspada ialah, bahwa suplai bahan makanan alami mulai mengalami defisit akibat kekacauan iklim di bumi. Dan sengan kian parahnya perubahan iklim, maka akan makin sulit pula kita mendapatkan bahan makanan. Dan keadaan itu, akhirnya menimbulkan tindakan-tindakan curang dari para produsen bahan makanan. Tak terkecuali juga terjadi pada kopi. Supaya tahu, silakan ikuti berita berikut ini.

Monday, August 11, 2014

Tak ada kursi kosong, tukang ojek yang jadi anggota DPRD jongkok

Beberapa periode setelah reformasi, rakyat Indonesia kembali merasa kecewa dengan integritas para wakil rakyat, baik di DPR, MPR, maupun DPD - di daerah atau di pusat. Hal itu dikarenakan tingkah-laku para oknum, yang secara terang-terangan merusak citra terhormat dari anggota dewan, baik dalam hal menjalankan tugasnya, penyalahgunaan anggaran dan jabatan, hingga korupsi dengan pemerasan. 

Namun di antara tingkah laku memuakkan para oknum itu, ternyata masih ada sosok yang patut dihormati. Setidaknya pada satu ketika, saat wartawan memergoki tingkahnya yang mencerminkan kesederhanaan pribadinya.

Jane Foster, Intel Cantik Mengintai Republik Indonesia

Jane Foster merupakan mata dan telinga Amerika di Indonesia setelah Proklamasi. Dialah yang menjadi jembatan komunikasi antara Republik Indonesia dengan Amerika Serikat pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia. Perempuan muda yang menawan ini diketahui hadir dalam sebuah pertemuan yang terjadi di rumah Menteri Luar Negeri Achmad Soebardjo pada 28 September 1945. Mereka yang hadir dalam pertemuan tersebuat ialah: Jane Foster dari Kantor Dinas Strategis (OSS) -pendahulu CIA- dan Letnan Kolonel K.K. Kennedy dari pasukan Sekutu, pengawas militer AS, mewawancarai sejumlah tokoh terkemuka Republik untuk mengetahui pandangan mereka. Selain Subardjo, hadir Sukarno, Mohammad Hatta, Amir Sjarifuddin, Iwa Kusumasumantri, dan Kasman Singodimedjo. Ada satu tokoh lagi yang hadir, dengan nama samaran Kasman, yakni Tan Malaka. 

Monday, July 21, 2014

Segarnya Sejarah Es

Pada zaman penjajahan, baik Belanda maupun Jepang, es jelas merupakan barang konsumsi mewah. Karena hanya segelintir orang berpunya saja yang bisa menikmati segarnya minuman dengan cemplungan es batu. Namun kemudian, setelah pabrik-pabrik es mulai banyak didirikan, maka kasta es pun mulai melorot. Penjual minuman es, bahkan es krim, mulai bermunculan di sana-sini dan menawarkan kesegaran kepada siapa pun yang punya uang buat membelinya. Selanjutnya, ketika produk lemari pendingin di temukan dan lantas diproduksi massal, ditambah lagi dengan meluasnya penggunaan listrik, maka es pun semakin jatuh pamornya. Akan tetapi, tetap saja es merupakan barang favorit bagi mereka yang hidup di negeri-negeri tropis. Namun, bagaimana sejarah kehadiran es di bumi Indonesia sebenarnya? Nah, kalau ingin tahu, tulisan yang dilansir oleh Historia.id ini mungkin bisa menjadi pelepas dahaga Anda akan informasi mengenai es itu. Silakan disimak.

Monday, April 28, 2014

Terlalu Indah, Sawah Ini Dikira Lukisan!

Kawasan persawahan di Pegunungan Ailao, Yuanyang, Barat Daya Tiongkok ini, memang cantik bak lukisan saja. Namun, apakah kawasan persawahan yang telah berusia 2.500 tahun itu memang sengaja dibentuk begitu atau tidak sengaja menjadi demikian, sulit dipastikan. Akan tetapi sejak dulu, kawasan ini memang dikenal sebagai 'Stairway to Heaven' karena jenjang teraseringnya yang menjulang hingga ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.
Biasanya, umumnya sawah hanyalah berupa lahan yang ditanami tanaman padi berwarna hijau. Namun, persawahan di pedalaman Cina ini berbeda. Karena kompleks persawahan tak hanya tempat bercocok tanam padi, tapi juga terlihat sangat indah jika dilihat dari atas. Hal itu disebabkan oleh kontur areal sawahnya yang berundak, warna airnya, dan tanaman padi yang cantik, sehingga membuat siapa pun yang memandangnya jadi seperti sedang melihat sebuah mahakarya lukisan Tuhan.

Saturday, April 26, 2014

Aerli Rasinah, pewaris tari topeng dari Mimi Rasinah

Budaya membentuk bangsa. Maka melalui budaya itulah bangsa-bangsa besar yang punya motif menjajah menginfiltrasi bangsa lain yang tak bisa dianeksasi menggunakan kekuatan militer atau pun ekonomi. Budaya pop, budaya hedonisme, budaya kekerasan dan radikalisme, dan lain-lain. Secara perlahan, perubahan perilaku generasi muda diubah agar meninggalkan budaya luhur bangsanya, yang sebenarnya menjadi sumber kekuatan bangsanya.

Thursday, April 17, 2014

Punya 39 Istri, Suara Pria Ini Diincar Politisi

Kita pasti pernah mendengar pepatah yang mengatakan, banyak anak banyak rejeki. Bisa dibayangkan kalau semua orang mengikuti pepatah itu, bisa lekas penuh bumi ini. Sekarang saja, ketika penduduk bumi sudah mencapai 5 milyar lebih, hidup rasanya mulai sesak. Bagaimana kalau sampai penuh? Tapi pasti akan lebih parah lagi kalau laki-laki diizinkan punya istri lebih dari 5 - batas yang diizinkan Islam - seperti pada zaman pra-Islam.

Telanjang di Depan Publik Legal di Munich

Suka bertelanjang? Ingin bisa bebas bertelanjang ke mana-mana? Silakan ke Munich, Jerman. Di sana telah disediakan 6 kawasan bebas telanjang buat orang-orang yang suka bertelanjang. Dan itu sudah dilegalkan. Jadi, tak ada masalah mau telanjang di rumah, di pekarangan, bahkan di tempat umum! Tidak percaya? Silakan ikuti terus tulisan ini.

Pemerintah Munich melegalkan orang-orang untuk bertelanjang di depan publik. Kehalalan tersebut ditunjukkan dengan peresmian enam zona nudist di kota terbesar ketiga di Jerman ini.

Friday, April 11, 2014

Pria Ini Selalu Mencuri Tiap Malam Jumat

Pencuri memang selalu punya kiat dalam melaksanakan kejahatannya. Begitu juga dengan pemuda warga Nyamplungan, Semampir, Surabaya ini. Ramainya jemaah masjid Sunan Ampel Surabaya tiap malam Jumat, dimanfaatkan oleh Fadli Baiyakup (23). Tiap malam Jumat, Fadli beraksi untuk mencari sasaran.

Monday, April 7, 2014

Miskin Bukan Berarti Tidak Kaya

DENGAN apa kita mengukur miskin kayanya seseorang? Dengan banyak sedikitnya harta yang dimilikinya? Secara material, ukuran itu benar. Orang yang memiliki harta banyak, dia adalah orang kaya. Sebaliknya, orang yang hartanya sangat sedikit, dia orang miskin. Namun bagi orang yang memandang miskin kaya itu dari ukuran 'rasa cukup', maka orang yang kaya ialah mereka yang telah merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, dan membagi kelebihannya kepada orang lain yang membutuhkan, yang masih kekurangan. Sedangkan orang miskin ialah orang yang selalu merasa masih kekurangan, sehingga merasa belum bisa berbagi dengan orang yang lebih kekurangan dibanding dirinya.

Sunday, April 6, 2014

Bayi Sembilan Bulan Didakwa Pembunuh Berencana

Hukum yang disimbolkan dengan Lady of Justice yang ditutup matanya dengan kain, bisa ditafsirkan bahwa hukum itu buta, dalam artian tidak memihak kepada pihak-pihak tertentu demi keadilan. Namun butanya hukum apabila tidak didampingi oleh kebijaksanaan penegak hukum, maka hukum jadi seringkali tidak manusiawi dan aneh. Hal itu bisa dilihat contohnya dalam kasus hukum yang terjadi di Pakistan. Silakan disimak laporannya.

Waspadai 7 Zat Kimia Berbahaya Ini Dalam Makanan

Ancaman bahaya kimia telah merasuk ke segala aspek kehidupan, dari mulai udara, air, dan akhirnya juga ke dalam makanan kita. Yang  sudah sejak lama kita konsumsi, misalnya, MSG (monosodium glutamat) atau vetsin, soda, dan masih banyak lagi, yang relatif masih aman bila dikonsumsi dalam takaran wajar. Namun belakangan, karena makin tingginya kebutuhan akan bahan pangan yang awet, maka semakin banyak pulalah kimia yang harus kita masukkan ke dalam tubuh, dan celakanya, tak sedikit di antaranya yang justru berbahaya bagi kesehatan. Nah, supaya bisa lebih waspada dalam memilih bahan makanan yang diawetkan, silakan ikuti tulisan ini. Mudah-mudahan bermanfaat.