![]() |
| Pengibaran bendera pusaka merah putih pada Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Foto: Frans Mendur/IPPHOS. |
Keterlaluan sekali orang yang mengatakan bahwa bendera pusaka merah putih terbuat dari kain seprai putih dan tenda merah warung soto. Itu penghinaan. Namun untunglah, ada saksi hidup yang menyangkalnya dan kemudian mengungkap riwayat sebenarnya dari Sang Saka Merah Putih itu. Berikut ini pengungkapannya. Silakan disimak.
Bendera pusaka merah putih yang dikibarkan pada Proklamasi 17 Agustus 1945 bukan terbuat dari kain seprai dan tenda warung soto.
Bendera pusaka merah putih yang dikibarkan pada Proklamasi 17 Agustus 1945 bukan terbuat dari kain seprai dan tenda warung soto.
Di internet beredar luas informasi
mengenai kain bendera pusaka merah putih yang dikibarkan pada Proklamasi
Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Disebutkan, bendera itu berasal dari kain
seprai warna putih dan kain tenda sebuah warung soto warna merah.
Keterangan ini berasal dari Lukas Kustaryo, seorang tentara, yang
menceritakan pengalamannya kepada majalah Intisari, Agustus 1991. (Baca: Lukas Kustaryo, Kisah Duka Dari Rawagede)
















