Monday, October 7, 2013

Kabel USB Penyedot Baterai

SAMPAI saat ini, masalah baterai pada perangkat gadget masih selalu menjadi kendala dalam banyak aktivitas bergadget. Soalnya, jelas, kalau sumber daya dari perangkat habis, maka otomatis perangkat tidak akan bisa digunakan lagi, sebelum sumber dayanya diisi kembali. Memang sudah ada solusi yang cukup membantu, walaupun dengan resiko akan bisa merusak baterai maupun hardware gadget, yaitu power bank. Namun, karena harganya lumayan mahal, dan juga masalah kekhawatiran akan merusak baterai itu, maka orang masih juga mencari-cari cara lain mendapatkan sumber daya cadangan untuk gadgetnya itu, yang tentu saja lebih murah, praktis, dan relatif tak beresiko terhadap baterai maupun hardware gadget.

Nah, sebuah perusahaan Jepang, Japan Trust Company – namanya, telah menemukan jalan keluar lain untuk mengatasi masalah sumber daya yang habis itu. Dan secara aplikasi memang lebih praktis dan relatif kecil resikonya terhadap baterai. Karena, selain alat ini mudah dibawa-bawa, juga harganya lebih murah dibanding harga power bank.


Alat itu bernama “Resqcable” – baca: reskiu kabel – dan bentuknya berupa kabel USB. Ya, hanya kabel. Bagaimana cara menggunakannya? Sederhana. Ujung atau kepala colokan USB yang satu dipasangkan ke smartphone yang habis baterainya, dan ujung atau kepala colokan yang lain dipasangkan ke smartphone atau gadget yang baterainya masih ada. Nah, melalui kabel USB itu isi baterai smartphone dipindahkan ke smartphone yang lain. Sangat simpel 'kan? Hanya saja, untuk memungkinkan hal tersebut terjadi gadget harus disetel ke dalam mode USB Host.


Cara kerjanya seperti prinsip penyaluran air di antara dua tabung, yaitu tabung yang isinya banyak akan mengalirkan isinya ke tabung yang lebih sedikit isinya atau kosong, melalui saluran yang menghubungkan kedua tabung tersebut. Dalam kasus smartphone dengan Resqcable ini, ya melalui kabel USB tersebut. Jadi, gadget yang baterainya berisi lebih banyak akan membagi isi baterainya dengan gadget yang isi baterainya sedikit atau kosong itu. Metode yang sederhana bukan?


Harga kabel USB ini cuma sekitar Rp. 100 ribu. Masih bisa dibilang murah, kalau dibanding dengan harga power bank yang paling murah sekitar Rp. 200 ribu. Cuma, kalau dipikir-pikir lagi, rasanya tidak terlalu praktis juga deh. Sebab, sistem ini menuntut kita memiliki 2 gadget. Atau kalau tak punya, kita harus punya keberanian buat minta tolong kepada orang lain untuk menyedot baterai gadgetnya sedikit. Apa mungkin dikasih? Bukannya setiap orang punya masalah yang sama dengan sumber daya gadget itu?


Jadi, ya akhirnya terserah pada Anda. Mau menggunakan Resqcable atau power bank, atau... mungkin Anda punya solusi lain?