Friday, January 20, 2012

Bayi Prematur Berisiko Diabetes

BARANGKALI kita termasuk orang yang percaya bahwa sehat dan sakit itu berasal dari Tuhan, sebagai ujian atau peringatan buat kita. Namun, bukankah Tuhan juga mengingatkan bahwa: Dia tak akan menolong mereka yang tak mau berusaha menolong dirinya sendiri dulu. Ora et labora. Harus ada keseimbangan antara berdoa - memohon pertolongan dari Tuhan, dengan bekerja (berusaha) sesuai kemampuan kita. Jadi, dalam kaitan dengan anak kita yang lahir prematur, maka kita harus mewaspadai kalau-kalau dia rentan terhadap serangan diabetes. Bukankah menjaga lebih baik daripada mengobati? Nah, mari kita jaga kesehatan buah hati kita. Silakan disimak infonya. Semoga berguna....

Sebuah studi di Finlandia menunjukkan, bahwa bayi yang lahir prematur cenderung memiliki risiko diabetes tipe 2 yang tinggi. Menurut tim peneliti, yang dirilis awal Desember ini di Helsinki, Finlandia, risiko pengembangan diabetes tipe 2 bagi bayi yang lahir prematur adalah sekitar 60 persen.

Data penelitian itu merinci, angka risiko 60 persen tadi lebih tinggi dari populasi pada umumnya. Hal ini disebabkan bayi prematur menghabiskan waktu berada di luar rahim. Akibatnya, dapat mengurangi massa otot dan mengganggu metabolisme gula dalam tubuh.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 13 ribu pria dan wanita yang lahir prematur di Helsinki antara 1934 sampai 1944. Semua orang tersebut telah melakukan pengobatan diabetes.