Jadi, apa yang akan Anda kenakan selama Ramadhan nanti?
Berikut ini adalah beberapa trik bagi perempuan muslim yang ingin memakai busana muslimah selama Ramadhan – dan atau selamanya:
1. Sesuaikanlah busana Anda dengan bentuk tubuh.
b. Bagi yang bertubuh mungil, hindarilah pakaian yang melekat ketat, karena akan membuat Anda terlihat semakin mungil. Kenakanlah rok aline, atau celana pipa, yang dapat memberi kesan lebih tinggi.2. Sesuaikanlah kerudung yang Anda kenakan dengan bentuk wajah.
a. Untuk wajah yang oval, segitiga, dan panjang, dapat memakai kerudung dengan gaya leher dan pipi terbuka.
3. Setiap warna pakaian tidak mempunyai efek yang sama terhadap seseorang. Itulah kebesaran Allah SWT. Dengan demikian setiap individu dapat mencoba beberapa warna dan melihat pancaran aura dari warna tersebut.
a. Pilih busana muslim yang nyaman dikenakan untuk beraktivitas namun juga sesuai buat beribadah, caranya dengan meniup di antara bahan dan kerudung. Bila udara masuk artinya, bahan tersebut cukup nyaman dipakai.b. Berbusana muslim bukan berarti Anda tidak dapat mengikuti “Dress code”.
1. Apabila “dress code evening dress/elegance/ball gown”, Anda dapat memakai gamis mewah dengan warna hitam dan berpayet, atau pergunakan asesoris mewah untuk menambah kesan glamour. Jangan mencoba bereksperimen dengan kerudung yang bertumpuk dan berlapis, karena hal tersebut malah akan membuat Anda tidak nyaman.2. Untuk dress code casual. Anda dapat memakai jeans, kemeja lengan panjang atau t-shirt dengan tirtle neck dan rompi cantik.
Yang harus selalu diingat dalam berbusana adalah, bahwa busana adalah cerminan pribadi kita. Maka, seharusnya kita menjadi diri kita sendiri dengan tidak berusaha menjadi “orang lain”. Selain itu, berbusana muslimah artinya menutupi aurat dengan cara yang benar – bukan sekadar untuk menyamarkan aurat tapi dengan tetap berusaha memperlihatkan keseksian fisik kita.
Ramadhan hanya sebulan, jadi, cobalah dalam sebulan itu untuk berpakaian secara orang yang bermartabat. Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir batin.



No comments:
Post a Comment