Monday, December 26, 2011

Hotel Murah Berbentuk Kapsul Di Jepang

JADWAL pekerjaan yang padat membuat seseorang begitu sibuk. Bahkan karena terlalu sibuknya, sampai-sampai hampir tidak sempat untuk pulang. Dan hal yang begini sudah lumrah terjadi di masyarakat Jepang, yang memang dikenal memiliki etos kerja yang sangat luar biasa - di samping karena persaingan SDM di sana yang sangat ketat dan kompetitif, yang hasilnya adalah keadidayaan Jepang dalam bidang ekonomi.
Kondisi itu, ditambah dengan kreativitas bangsa Jepang yang memang seperti tak ada habisnya, telah membuat pengusaha properti Jepang lantas membangun hotel unik, untuk para laki-laki yang terlalu sibuk dan tidak sempat untuk pulang ke rumah.
Hotel ini terdiri atas blok-blok individual kecil untuk tempat tinggal, yang berukuran sedikit lebih besar dari peti mati, dengan ruang yang cukup untuk duduk dan tidur.
Meski ukurannya sangat minimal, namun fasilitasnya cukup lengkap,  antara lain TV, koneksi internet nirkabel, cermin, dan jam alarm.
Kamar-kamar kapsul itu ditumpuk berdampingan di baris normal dengan satu unit di atas yang lain, dengan tangga akses ke kamar tingkat kedua. Setiap kapsul memiliki pintu dengan kaca dan dilengkapi tirai. Untuk urusan kamar mandi, biasanya berupa kamar mandi bersama. Untuk menyimpan tas kantor atau barang-barang yang tak mungkin dibawa ke kapsul, disediakan loker penyimpanan untuk setiap tamu, dengan kunci tentunya, untuk menjaga keamanan barang yang ditaruh di loker di luar kapsul itu.
Karena memang untuk kebutuhan darurat, biaya sewa inap hotel kapsul ini pun terbilang relatif murah, buat ukuran dompet orang Jepang, yaitu cuma 2.500 - 4.000 Yen, per malam, atau setara dengan Rp. 250.000 - Rp. 450.000. Dibanding biaya pulang dengan naik taksi, biaya menginap di hotel ini relatif murah, karena kalau sudah larut malam, di Jepang tidak ada omprengan yang ngalong (terus beroperasi sampai pagi). Jadi, kalau sudah tertinggal kereta terakhir, ya pilihannya naik taksi atau menginap di hotel kapsul.
Tapi selain untuk para pekerja Jepang yang tak sempat pulang atau ketinggalan kereta, hotel kapsul ini juga populer di kalangan wisatawan backpacker alias pelancong dengan biaya terbatas.
Berminat mencoba? Silakan siapkan ongkos ke Jepang, dan tekadkan hati untuk menjadi pelancong irit tapi tetap happy.