Sunday, November 20, 2011

Pakaian Dalam Pembawa Bencana

MUNGKIN Anda pernah mendengar nasihat, "Jangan pernah meninggalkan rumah tanpa mengenakan pakaian dalam yang bersih." Namun, pernahkah ada yang menasihati Anda agar jangan meninggalkan rumah tanpa pakaian dalam? Barangkali ada. Tapi  bukan soal itu yang akan kita bicarakan dalam tulisan ini. Yang akan kita bahas ialah, pakaian dalam yang justru menjadi sumber marabahaya bagi kita. Bisa jadi bukan bahaya besar, tapi tetap saja berakibat tidak baik buat kita. Nah, mari kita mulai kupasan ini.

Anda suka berolahraga? Kalau ya, Cynthia Bayer, seorang praktisi perawat di Drexel University, di Philadelphia, menganjurkan agar tidak mengenakan celana dalam yang terbuat dari katun di saat berolahraga. Sebab, hal itu akan menimbulkan infeksi bakteri. Memang benar celana katun bisa mencegah infeksi bakteri. Namun itu apabila dalam keadaan kering. Karena kalau dalam keadaan basah oleh keringat, bahan katun yang sukar kering justru akan meningkatkan resiko terinfeksi bakteri.
Jadi, celana dalam dari bahan apa yang sebaiknya digunakan pada saat berolahraga? Ternyata adalah yang terbuat dari kain yang berbahan dasar serat bambu, yang membuang keringat jauh lebih cepat daripada katun.

Anda ingin selalu terlihat ramping dan sempurna? Oleh karena itu Anda selalu memakai shapewear atau korset yang sangat ketat? Kalau ya, sebaiknya Anda mulai mencari cara lain yang lebih aman. Mengapa? Karena pemakaian shapewear atau korset yang ketat, apabila terlalu sering, akan merusak saraf dan juga menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Penasihat medis Consumer Reports Orly Avitzur, MD, mengatakan bahwa pemakaian shapewear atau korset yang ketat bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, jika terlalu sering. Oleh karena itu, ia menganjurkan agar membatasi pemakaian pakaian dalam janis itu. Gunakan hanya beberapa hari saja dalam seminggu. Jangan tiap hari.

Kalau ingin selalu terlihat ramping dan sempurna, alternatifnya ialah melakukan diet yang tepat.

Adakalanya Anda ingin terlihat amat menggoda di mata pasangan. Atau mungkin Anda ingin penampakan bokong Anda sempurna dalam balutan celana atau rok ketat, tanpa ada garis celana dalam yang merusak pemandangan di sana. Dan memakai thong atau G-string adalah salah satu caranya. Tapi awas, itu bisa berbahaya buat Anda. Terutama kalau thong atau G-string itu terlalu ketat.

Karena para peneliti di Georgia Health Sciences University telah menemukan bukti, bahwa kain yang terselip di antara bokong akan menyebabkan rasa nyeri pada saat buang air kecil, juga akan meningkatkan frekuensi buang air kecil. Oleh karena itu, dianjurkan, jika ingin menggunakan thong atau G-string, pilihlah yang menggunakan tali pinggang renda. Karena biasanya, jenis yang bertali renda ini lebih longgar.

Jadi, sebaiknya berhati-hatilah dengan apa yang ingin Anda kenakan sebagai pakaian dalam Anda. Kesehatan Anda jauh lebih penting dari penampilan yang sempurna.